ReviewHong Kong Selangkah Lebih MajuMar 17, '08 6:04 AM
for everyone
Category:Other
Indonesia masih kalah jauh dari beberapa negara yang mulai mengaplikasikan ekonomi Islam, terutama di sektor perbankan dan keuangan. Malaysia dan Dubai masih menjadi pemimpin sektor industri keuangan syariah, diikuti dengan Singapura yang menyimpan ambisi yang sama. Well padahal jumlah penduduk muslim di Indonesia masih lebih banyak dibandingkan ketiga negara tersebut. Dan pakar2 ekonomi Islam Indonesia tak kalah hebatnya dari pakar2 kedua negara tersebut.

Sekarang mari kita tengok Hongkok yang jelas – jelas muslim merupakan penduduk minoritas di sana. Hongkong telah memproklamirkan dirinya untuk memainkan peran dalam pasar keuangan syariah. Akhir November 2007 Hang Seng bank yang meruppakan anak perusahaan bank multinasional raksasa HSBC telah meluncur kan Islamic Fund, Hongkong juga telah meluncurkan indeks syariah, Hong Kong Titans Index. Menteri Keuangan Hong Kong John C Tsang menyatakan pemerintah Hong Kong sepenuhnya mendukung pengembangan industri keuangan dan perbankan syariah dan juga mendukung pengembangan pasar modal syariah.

Tidak mau ketinggalan dari Hong Kong, Provinsi Shenyang yang terletak di timur laut China ini sedang bergiat pula mengembangkan ekonomi syariah, lahan seluas 120 Hektare telah disiapkan untuk dikembangkan menjadi wilayah khusus ekonomi syariah. Tak tanggung – tanggung untuk mendukung proyek ini China meminta bantuan The Islamic Banking and Finance Institute Malaysia (IBFIM) untuk mengembangkan kawasan ini.Proyek ini diperkirakan selesai pada kwartal ketiga 2008. Tampaknya China ingin mengokohkan diri sebagai negara raksasa bisnis dunia.

Tak heran jika ekonomi Islam / syariah sangat berkembang di negara – negara tersebut, karena dukungan pemerintah sangat besar. Di Indonesia sendiri sektor perbankan yang menunjukan perkembangan yang cukup pesat, walaupun masih belum sepesat negar2 tetangga, kita masih harus terus berjuang, bahkan sampai sekarang RUU perbankan syariah masih belum disahkan oleh DPR, setelah lebih dari dua tahun menunggu untuk disahkan.

Di tingkat dunia internasional ekonomi Islam telah jauh berkembang, pertumbuhannnya mencapai 20 % pertahun,total aset lembaga keungan Islam di dunia internasioanl mencapai 250 milyar, naik 40 kali lipat dari tahun 1982. Padahal pasca insiden 11 Sepetember ( 9/11 Attact) dunia barat menolak dana dari timur tengah, hal ini merupakan peluang bagi Asia untuk menampung dana dari timur tengah ini. Itulah salah satu alasanya China sangat bergiat mengembangkan industri keuangan Islamnya agar dapat menangkap dana dari Timur Tengah ini. Indonesiapun mempunyai peluang besar untuk menjaring dana dari investor timur tengah. Jadi mari dukung Ekonomi Islam !

( Sumber : Majalah Sharing edisi 13 dan 15 )





Add a Comment
How would you rate this thing? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help